Analisis Dampak Kurikulum Merdeka Terhadap Kreativitas Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Diva Ananda Universitas Samudra Author
  • Isni Dewinta Manik Universitas Samudra Author

DOI:

https://doi.org/10.67197/jtpd.v2i2.201

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SDN No.12 Langsa, sekolah ini merupakan sekolah dasar yang mengembangkan kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kurikulum merdeka diimplementasikan dalam proses pembelajaran di sekolah, serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi oleh guru dan siswa dalam mengembangkan kreativitas melalui kurikulum tersebut. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui persepsi guru dan siswa mengenai kurikulum merdeka di sekolah dasar dalam konteks pengembangan kreativitas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara dengan informan yang telah dipilih, serta pengumpulan dokumentasi. Sumber data yang digunakan mencakup data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan informan menggunakan pedoman yang disusun berdasarkan fokus penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah lain yang relevan dengan tema penelitian ini. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola yang muncul dalam penerapan kurikulum merdeka serta dampaknya terhadap kreativitas siswa. Hasil wawancara menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas lebih bagi guru dalam merancang pembelajaran serta mendorong kreativitas siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk belajar secara mandiri dan kreatif. Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari guna meningkatkan pemahaman siswa, seperti dalam mata pelajaran PKN yang melibatkan kegiatan tolong-menolong di lingkungan sekolah. 

This research was conducted at SDN No.12 Langsa, an elementary school that implements the Merdeka Curriculum. The study aims to explore how the Merdeka Curriculum is implemented in the learning process at the school, as well as to identify the obstacles and challenges faced by teachers and students in developing creativity through this curriculum. Additionally, this research seeks to understand teachers' and students' perceptions of the Merdeka Curriculum in the context of creativity development at the elementary school level. This study employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data collection methods include observations, interviews with selected informants, and document analysis. The data sources consist of both primary and secondary data. Primary data were obtained through interviews with informants using guidelines structured based on the research focus, while secondary data were collected from books, journal articles, and other scholarly works relevant to the research theme. Data analysis was conducted thematically to identify emerging patterns in the implementation of the Merdeka Curriculum and its impact on students' creativity. The interview results indicate that the Merdeka Curriculum provides greater flexibility for teachers in designing lessons and encourages students' creativity. Teachers act as facilitators, guiding students to learn independently and creatively. Learning is integrated with real-life experiences to enhance students' understanding, such as in Civic Education (PKN), where students engage in activities promoting mutual assistance within the school environment.

Downloads

Published

2026-08-10